Posted on

Sail Sabang 2017 jadi Puncak Sail Indonesia

Perhelatan Sail Sabang di Pulau Weh, Provinsi Aceh menjadi puncak rangkaian acara sail di Indonesia. Sail Sabang tahun ini mengusung tema “Sabang Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia”. Kesempatan ini menjadi ajang mempromosikan mempromosikan keindahan destinasi di Sabang, dan juga di Aceh secara umum.

 

Beberapa kegiatan pun telah digelar merangkai perhelatan Sail Sabang seperti: Sabang expo, Sabang wonderful expo, Marine expo, serta Sabang International Free Diving Competition & Workshop. Ada pula International Yatch Rally, kedatangan KRI Dewa Ruci dan KRI Bima Suci, Flying Pass, Aceh Fun dive, underwater contest, lomba mancing, serta festival kuliner dan kopi. Tidak hanya itu, ada pula atraksi parade kapal tradisional, sendratari Keumalahayati, city tour Sabang, Aerobatic Show, dan lainnya. Puncak acara Sail Sabang 2017 juga direncanakan akan dikunjungi langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

 

Sail Sabang 2017 adalah sail ke-9 setelah Sail Karimata 2016 yang digelar di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat pada 2016. Pemilihan Sabang sebagai lokasi puncak sail di Indonesia Pemerintah karena Sabang di Pulau Weh merupakan satu kota kepulauan di Aceh yang semakin memperkukuh dan mempercantik dirinya sebagai destinasi wisata bahari dunia di kawasan paling barat Republik Indonesia.

 

Sabang dikenal sebagai “surga terpendam di ujung Pulau Sumatera”, Sabang tidak hanya memiliki kekayaan dan keragaman pesona daya tarik wisata bahari dan budaya, tapi juga memiliki berbagai sejarah panjang yang turut memberi andil besar pada awal kemerdekaan RI di masa lalu.

 

Sabang adalah kota di Pulau Weh dan merupakan pintu gerbang di kawasan ujung barat Indonesia. Saat ini Sabang menjelma menjadi destinasi wisata bahari Indonesia yang menawarkan surga bagi para penyelam. Di Sabang umumnya wisatawan menikmati beragam wisata bahari, wisata benteng bersejarah, mencicipi kulinernya, atau sekadar berkeliling menikmati pemandangan alamnya yang masih asri menghijau. Wisatawan biasanya menghabiskan waktu di Sabang antara dua hingga 7 hari.

 

Sabang memiliki pelabuhan alam menjadi pusat wisata bahari di wilayah utara Indonesia bagian barat. Pelabuhan Sabang diminati wisatawan mancanegara, hal ini terlihat banyak kapal pesiar (cruise) internasional yang singgah di Pelabuhan Sabang untuk melihat keindahan taman laut di seputar Pulau Weh.

 

Kota Sabang sendiri terletak di Pulau Weh dan merupakan kota pelabuhan di ujung paling utara sekaligus paling barat di Indonesia. Pulau ini memiliki potensi wisata bahari dan kekayaan bawah lautnya yang luar biasa indah. Termasuk juga keberadaan Kilometer Nol NKRI.

 

Di Sabang Anda dapat menikmati alam bawah lautnya dengan menyelam untuk menemukan banyak spesies ikan dan kekayaan terumbu karang alami yang bukan ditanam atau budidaya. Anda juga dapat menikmati alam bawah lautnya dengan menyelam untuk menemukan ratusan spesies ikan dan kekayaan terumbu karang alami yang bukan ditanam atau budidaya. Perairan di Sabang merupakan tempat bertemunya Samudera Hindia dan Selat Malaka. Saat ini pun Sabang memperlengkapi atraksi wisatanya dengan penyelengaraan Sabang International Regatta.

 

Sabang di Pulau Weh dapat dijangkau dengan kapal feri dari Pelabuhan Ulee Lhue di Kota Banda Aceh sekira 14 mil laut. Tersedia dua armada kapal cepat dengan waktu tempuh 45 menit dan feri biasa dengan waktu tempuh 90 menit. Untuk terbang ke Banda Aceh dapat menggunakan Garuda Indonesia dari Jakarta maupun Medan yang terbang pulang pergi dua kali sehari. Penerbangan dari Jakarta pukul 06.30 WIB dan 11.50 WIB. Sementara dari Aceh pukul 09.50 WIB dan 16.20 WIB. Penerbangan nyaman sekira 3 jam dengan Garuda ini menggunakan pesawat Boeing 737 seri 500 berkapasitas 96 tempat duduk dan Boeing 737NG seri 800 dengan 160 tempat duduk.

 

Bahkan, selama pelaksanaan Sail Sabang, maskapai Garuda Indonesia menambah jadwal penerbangan ke Sabang menjadi 6 penerbangan perhari mulai 29 November. Penambahan jadwal ini mulai dari Medan menuju Sabang atau sebaliknya yaitu pada 29 November, 1 Desember , 2 Desember dan 4 Desember. Pada hari biasa, pesawat Garuda ke Sabang hanya terbang dua kali dalam seminggu yaitu Jumat pagi dan Minggu Minggu pagi.

 

Untuk penginapan di Sabang ada beragam akomodasi dengan panorama luar biasa seperti di Sumur Tiga, Sabang Hill, Pantai Gapang, atau nikmati rumah penginapan yang ada di sisi tebing tepat di atas bibir Pantai Iboih.